Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika Serikat, Faye Webster, hari ini merilis album kelimanya yang sudah lama dinantikan berjudul 'Underdressed at the Symphony' lewat label musik Secretly Canadian.
Album
ini dirilis setelah sederet single yang Faye sudah dirilis terlebih dahulu
seperti “Feeling
Good Today”, “Lego Ring (ft. Lil Yachty)", “But Not Kiss” dan “Lifetime”. Lagu-lagu pada album baru ini mengeksplorasi ruang emosi
yang jarang dipetakan di mana-mana termasuk ketika hasrat dan gairah mesti
bergulat dengan kenyamanan, usaha untuk saling memahami, dan bahkan cinta
platonik. Tema-tema ini dapat ditemukan di album 'Underdressed at the Symphony' bersama dengan
gambaran yang sangat spesifik mengenai kehidupan Faye, seperti riwayat
pembelian eBay-nya ("eBay Purchase History") atau objek fisik yang
diinginkannya ("Lego Ring"). Semua pemikiran unik Faye ini dibungkus
dalam kilau hangat vokalnya yang magis, suara pedal steel yang selalu
dihadirkan, dan aransemen string yang luas
dan sinematik. Namun, selain itu juga banyak elemen yang lebih tidak terduga
seperti suara vocoder yang dapat ditemukan di album baru ini.
Penjudulan
album terbaru milik Faye Webster terinspirasi dari hasrat pribadinya yang
selalu ingin berada di tengah-tengah penonton pertunjukkan Atlanta Symphony
Orchestra. Di mana pada skenario tersebut ia ingin ditemani seseorang yang
sekaligus dapat mengalihkan perhatiannya, namun di waktu yang bersamaan ia juga
ingin menikmati anonimitas di sebuah keramaian, realitanya pada
detik-detik terakhir Faye juga kerap membeli tiket untuk menyaksikan
pertunjukkan grup orkestra tersebut.
Sejak
merilis album terakhirnya, Faye Webster mengalami lonjakan yang luar biasa dari
segi jumlah pendengarnya. Hal itu dipicu oleh penggunaan lagunya "Kingston" dan "I Know You” yang populer dan sempat viral di TikTok. Tahun lalu jumlah streaming
Spotify Faye Webster meningkat 1100% dan ia mengalami pertumbuhan hampir
3000% jumlah penonton channel YouTube-nya. Jumlah pendengar bulanan Spotify Faye telah melonjak menjadi
lebih dari 7 juta dan kesuksesan itu juga berdampak pada tur konsernya.
Faye
sedang berada di titik ternyamannya dengan dirinya sendiri sekarang. Ia
akhirnya masuk ke jajaran musisi independen terdepan yang banyak digemari di
kalangan seniman dan musisi. Pada setiap kesempatannya, Faye mungkin sedang
menciptakan sebuah karya yang memadukan suara musik indie rock dengan sebuah
cita rasa musik country yang dihiasi suara pedal steel gitar namun juga
memiliki teknik produksi dan juga gaya penulisan lagu R&B modern secara
bersamaan. Konsistensinya dalam bereksperimen dan juga mendobrak batasan genre
musik adalah alasan mengapa banyak orang mengidolakan Faye Webster sebagai
seorang superstar, dari mulai kalangan pencinta musik hip-hop di kawasan
selatan sampai juga para penggemar musik alternatif.
Pada
album ini Webster tidak memberikan sebuah jawaban atau pun sedang berada dalam
sebuah perjalanan epik untuk menyembuhkan dirinya. Sebaliknya, yang ia lakukan
adalah memilih untuk menjalani hidup apa adanya, dan mencoba untuk
mendokumentasikan pengalaman patah hatinya termasuk momen-momen konyol yang
terjadi dari satu kejadian ke kejadian lainnya, sampai akhirnya semua hal
yang terjadi itu mulai menghilang, di mana di saat itu kita tersadar bahwa
semua hal yang kita lalui itu cukup nyata untuk bisa kita rasakan.
'Underdressed at the Symphony' akan tersedia dalam format CD, kaset, vinyl hitam, dan vinyl "Faye Blue" di tempat-tempat penjualan rekaman fisik.

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar