Kamis, 06 Maret 2025

Wijaya80 Refleksikan Perjalanan Emosi yang Universal Melalui, EP Album Perjumpaan

Ep Album Perjumpaan merefleksikan perjalanan emosi yang universal—jatuh cinta, rindu, patah hati, hingga ambisi duniawi yang terangkum dalam enam laguc: “Seharusnya Aku”, “Terakhir Kali”, “Pemain Lama”, “Jangan Datang Lagi”, dan “Kenikmatan Sesaat”. Trek “Masih Ada Kamu”, menjadi puncak dari ekspresi melodi Wijaya80 tentang romansa dan harapan dalam hubungan asmara, yang dibawakan melalui nuansa musik penuh nostalgia retro-pop. Trio yang beranggotakan Erikson Jayanto, Ardhito Pramono dan Hezky Joe ini memilih trek Masih Ada Kamu menjadi trek utama.

“Kami menamai album ini Perjumpaan karena semua kisah dalam hidup baik suka maupun duka—selalu dimulai dengan sebuah perjumpaan. Album ini juga menjadi momen perjumpaan kami bertiga sebagai Wijaya80 dan perkenalan kami kepada para pendengar,” ungkap Erikson Jayanto. Pendengar akan diajak menyusuri lorong waktu menuju suasana khas 80-an lewat aransemen yang romantis dan melankolis, tetapi tetap modern dengan sentuhan eksplorasi instrumen retro dan vokal khas para personel Wi- jaya80. Perjumpaan menjadi jawaban atas kerinduan pendengar senior akan musik era 80-an, sekaligus menawarkan warna baru yang segar untuk gener- asi muda.

Album Perjumpaan akan tersedia di semua platform streaming musik digital mulai Untuk merayakan rilis album ini, Wijaya80 juga sempat menggelar showcase pada  bertepatan dengan Hari Kasih Sayang. Showcase tersebut menjadi momen spesial untuk merasakan secara langsung perjalanan emosi yang dituangkan ke dalam Perjumpaan. Karena Perjumpaan bukanlah akhir, melainkan awal dari ribuan cerita yang akan datang.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Closehead - Berdiri Teman (20th anniversary) Merupakan Proyek Remake dari Lagu Berdiri Teman yang Rilis 20 Tahun Lalu

Di awal kemunculannya lagu ini adalah katalis yang membesarkan nama Closehead dan menjadi entitas yang tidak terpisahkan dari Closehead itu ...