Jumat, 02 Februari 2024

MORE ON HUMBLE HADIRKAN SINGLE BERDALIH, TANDA PERILISAN ALBUM TAHUN INI


 More on Mumbles membidik 2024 sebagai tahun produktif berkarya. Lintang dan Awan, dua personil More on Mumbles, langsung memulainya dengan merilis “Berdalih”–single ketiga menuju album perdana yang rencananya akan dilepas tahun ini. Berbeda dari single “Good For You” dan “Such Is Life” yang sudah lebih dahulu dirilis, lagu “Berdalih” menghadirkan musik yang lebih upbeat. Lintang dan Awan berharap “Berdalih” mampu memberi cuplikan kepada pendengar tentang variasi warna musik yang akan ada di album perdana mereka.

“Abis rilis dua single kemarin, banyak yang berpendapat kalau musik More on Mumbles itu cenderung folk-pop, ya gak masalah sih karena kami juga gak keberatan sama cap musik apapun. Dengan ‘Berdalih’ yang lumayan beda dari dua single sebelumnya ini, harapannya makin luas lah spektrum musik kami. Siapa tahu yang kemarin-kemarin ngerasa belum cocok sama lagu kami, malah kecantolnya sama ‘Berdalih’ dan bisa jadi pembuka gerbang pendengar buat dengerin musik kami yang lain,” ujar Awan sang gitaris.

“Berdalih” diciptakan oleh Lintang dan Awan, diproduseri oleh Enrico Octaviano. Lagu ini merekam situasi hati seseorang yang sedang bingung dan kalut setelah ditinggalkan orang yang berharga untuknya secara tiba-tiba. Lintang menceritakan, banyak dari kita tidak punya cukup waktu untuk memproses sebuah perpisahan. Alhasil, muncul reaksi-reaksi penyangkalan atas kejadian itu sehingga kita cenderung menyalahkan keadaan dan orang lain, bukannya diri sendiri.


“Karena kita gak punya waktu cukup buat memproses perasaan karena ditinggalin tiba-tiba gitu, kita jadi bingung dan denial. Lagu ini kayak ngungkapin perasaan bingung dan enggak mau terima kalau dia ditinggalin. Padahal, dia ditinggalin ya ada peran kesalahannya sendiri juga,” cerita Lintang, vokalis More on Mumbles.

“Makanya di lagu ini banyak lirik sangkalan seperti ‘katamu kita tak lagi sama, bagaimana bisa?’ atau ‘tryna wrap my head around it, don’t you think you overthink it?’ yang nunjukkin kebingungan itu.” Lintang menambahkan, “Berdalih” juga bisa jadi pengingat kalau kita enggak harus langsung mengerti segala perasaan yang kita rasakan. Perasaan bingung dan penyangkalan atas perpisahan yang terjadi cukup diproses pelan-pelan sebelum akhirnya berdamai dan move on. “Enggak usah terlalu keras sama diri sendiri,” tutupnya.



Kamis, 01 Februari 2024

BERIKAN KADO UNTUK SANG ISTRI, ELLO RILIS SINGLE "JANJI SUMPAH"

 


Banyak cara untuk mengucapkan sebuah janji kepada pasangannya. Seperti yang dilakukan oleh Marcello Tahitoe (Ello) kali ini. Tepat diperayaan ulang tahun pernikahannya, Ello merilis sebuah single yang berjudul “Janji Sumpah”.

Sesuai judulnya, lirik dalam lagu tersebut memang mengungkapkan sebuah janji kepada pasangannya.

Menjagamu......Selalu setia mengasihimu dikala suka ataupun duka

 Sampai akhir waktu maut yang memisahkan.

 ........Itu janjiku”

Itulah penggalan janji yang dilantunkan Ello dalam single terbarunya ini. Lagu ini memang cukup spesial bagi Ello. Pasalnya, lagu ini sekaligus menjadi kado terindah yang Ia persembahkan kepada sang Istri, Cindy Maria.

Seperti diketahui, di pulau Dewata Bali pada 25 Januari 2022, pasangan ini mengucapkan janji sematinya. Dan dua tahun berselang, Ello memberikan sebuah kado romantis berupa sebuah lagu yang Ia persembahkan khusus untuk sang Istri.

Ini juga menjadi sebuah kado buat Cindy (Istri), karena tanggal 25 Januari itu bertepatan dengan hari pernikahan gw,” ujar Ello.

Hebatnya, lagu ini diluncurkan di tengah-tengah kesibukan Ello sebagai juri dalam ajang X Factor Indonesia. Meski kesibukan Ello luar biasa padat, vokalis Dewa 19 ini masih menyempatkan waktunya untuk menggarap project solonya.

 Secara keseluruhan, lirik dalam lagu ini memang cukup romantis. Namun jangan membayangkan jika lagu ini akan terdengar mendayu-dayu.

Justru sebaliknya, lirik yang romantis namun lugas dibalut dengan vokal Ello yang macho membuat lagu ini terdengar sangat ‘Jantan’. Penasaran? Dengerin aja single terbaru dari Ello ini !

NADHIF BASALAMAH TUANG KERESAHAN AKAN SIKLUS KEHIDUPAN MELALUI SINGLE "TIBA - TIBA JUMAT LAGI"


 Memulai karirnya sejak 2018, Nadhif Basalamah terus mengeksplor dirinya sebagai penyanyi dan penulis lagu. Single terbarunya ‘tiba-tiba jumat lagi’ menjadi momen kembalinya Nadhif Basalamah untuk menyuguhkan karya baru kepada para penikmat musik tanah air. Setelah pada single sebelumnya ‘penjaga hati’ mendapat response sangat besar secara global, rilisan terbaru pada awal tahun 2024 ini menjadi kali kedua single dari Nadhif yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan juga menjadi salah satu lagu pada album perdananya mendatang.

tiba-tiba jumat lagi’ mengisahkan konsep seseorang mengarungi hari-hari yang kehilangan maknanya seiring berjalannya waktu. Melalui penulisan liriknya, Nadhif menyentuh perasaan hampa yang muncul ketika hari-hari menjadi tak dapat dibedakan, kehilangan momen berkesan. Lagu ini menggambarkan bahwa rutinitas kehidupan sehari-hari yang berulang, hingga akhirnya kita menyadari tiba-tiba hari sampai di hari Jumat lagi. Pengulangan ini menyoroti siklus monoton dan mengajak pendengar untuk merenung tentang perjalanan waktu dan proses pendewasaan.

Semua lagu Nadhif sifatnya personal. Tapi ‘tiba-tiba jumat lagi’ ini sangat personal karena lagu ini dari Nadhif, untuk Nadhif sebagai pengingat kalau banyak yang sudah terjadi di kehidupannya. Lagu ini jadi pengingat kalau Nadhif pernah tidak memaknai hari-harinya dan membuatnya mengambil langkah untuk mundur dan mengambil ketenangan.” jelas Nadhif.

Melalui karya terbarunya ini, Nadhif mencoba menuangkan perasaan ketidaknyamanannya yang meluas, terutama di kalangan mereka yang beranjak dewasa. Single ini menjadi bagian penting dalam karyanya, sebagai ungkapan seni otentik yang jujur, ‘tiba-tiba jumat lagi’ mencerminkan perjalanannya sejak awal tahun 2022. Pada pesan yang baru dalam perjalanan bermusiknya, Nadhif ingin menyampaikan bahwa apa yang terlihat secara eksternal seringkali tidak mencerminkan secara akurat perjuangan dan emosi internal seseorang. 

Bicara jujur pakai perasaan ketika bernyanyi lagu ini lumayan menjadi tantangan untuk Nadhif. Karena lagu ini juga membahas kehidupan yang lebih general, namun juga kompleks dan dinamis. Walau begitu, lagu ini juga menawarkan warna baru dari Nadhif dalam penulisan lagu.” Tambah Nadhif (25/01).

Pada single tiba-tiba jumat lagi’, Nadhif kembali mengajak Petra Sihombing sebagai produser dan untuk pertama kalinya bekerja sama dengan GamaliĆ©l sebagai pengarah vokal. Nadhif dan Petra kembali berkolaborasi pada penulisan lagu baru ini. Penulisan lagu yang memiliki rasa berterus terang jika didengar dan dibaca, ‘tiba-tiba jumat lagi’ juga tetap memiliki sentuhan otentik Nadhif seperti pada penulisan karya-karya sebelumnya.

Nadhif, dikenal atas ekspresi musiknya yang menenangkan dan sangat dekat dengan kehidupan jiwa muda, mendapat respons baik dalam karier bermusiknya. Selain lagu-lagu yang sudah dirilis mencapai total streams lebih dari 50 juta, single sebelumnya, ‘penjaga hati’, juga membuat dirinya berada di Top 5 Radar Artist of The Year Spotify Indonesia. Tahun 2023 dapat dikatakan menjadi titik balik pada karir musiknya yang dipenuhi apresiasi lebih besar dari pendengar musik atas karya-karyanya. Hal tersebut membuat Nadhif terus mengeksplorasi berbagai tema pada karya selanjutnya.

Dengan dirilisnya ‘tiba-tiba jumat lagi’, besar harapan karya terbaru Nadhif dapat diterima dengan pendengar yang lebih luas, mampu menjadi teman dalam perjalanan setiap pendengarnya, dan mungkin kita semua dapat memaknai waktu lebih baik lagi. Single tiba-tiba jumat lagi’ yang menjadi salah satu lagu dari album Nadhif mendatang, telah dapat dinikmati secara resmi di seluruh layanan digital streaming platform (DSP) sejak 26 Januari 2024. Selamat menikmati. 

PEACH LUFFE UMUMKAN EP SERTA RILIS SINGLE TERBARU "HONEYMOON"

 

Musisi berdarah Korea Selatan yang kini berbasis di Toronto, Peach Luffe (dibaca Peach LOO-FEE) mengumumkan EP terbarunya ‘Honey’, akan dirilis tanggal 8 Maret mendatang. EP ini akan menampilkan enam lagu yang soundscapenya bisa membuat orang terbuai dalam lamunan sekaligus penulisan lirik introspektifnya yang telah menjadi ciri khasnya.

 

Kini, Jong kembali merilis sebuah single baru dari EP mendatangnya berjudul “Honeymoon, yang mengikuti single-single sebelumnya seperti “Quite Like You” dan “Say It Back”. Terinspirasi dari lagu balada pelan dari Korea,

 

Proyek ini adalah visi dari Jong Lee, seorang pemain biola yang telah berlatih dengan musik klasik yang lahir di Seoul, Korea Selatan dan dibesarkan di Buffalo, New York, dan kini berbasis di Toronto. Dikenal karena menciptakan musik pop yang dapat membuat orang terbuai dalam lamunan, Jong mengandalkan i latar belakang pengetahuan musik klasiknya unutuk membangun soundscape yang pada akhirnya berhasil memikat pendengar musiknya.

 

Peach Luffe dimulai sebagai proyek solo yang lahir dari kamar tidur Lee selama masa pandemi dan secara perlahan berkembang menjadi sebuah proyek musik yang melibatkan banyak kolaborator, serta sahabat tercintanya, kucingnya bernama Mango. Sebagai seorang penulis lagu yang cukup produktif, Jong telah banyak mempesona pendengarnya dengan suara merdunya melalui serangkaian rilisannya dalam waktu kurang dari empat tahun ini. Dimulai dari EP pertamanya ‘Shimmer’ yang dirilis pada tahun 2020, lalu album perdananya di tahun 2022 berjudul ‘Everything is Peachy’ hingga empat EP lainnya telah berhasil mendapatkan penggemar setia untuk karya Jong di kampung halamannya sendiri di Toronto, serta pendengar di kawasan Asia Tenggara.



BERFUNKY BERSAMA SINGLE TERBARU "MIEAMOR" DARI LUNCHTIME

 


LUNCHTIME, band Funk asal kota Bandung yang terdiri dari Bara (Gitar), Kemmy (Keyboard), Ojin (Bass) dan Gejos (Drum), mengumumkan peluncuran single terbaru mereka, "Mieamor". Lagu yang memukau ini memperkenalkan warna Funk yang unik dengan sedikit dibumbui musik Soul dan Pop Funk.

"Mieamor" mengajak pendengar dalam perjalanan musik yang memainkan melodi-melodi energik dari Funk dengan irama dan tekstur musik Pop yang easy-listening. Judul lagu ini terinspirasi dari nama kontak telepon dari pacar teman tongkrongan mereka bernama Mupeng yang dinamai olehnya “Mi Amor” yang tidak sengaja terlihat oleh Ojin ketika sedang asyik mengobrol. Sejak saat itulah “Mieamor” dipilih menjadi judul lagu selanjutnya karena para anggota band Lunchtime selalu kesulitan dalam menentukan judul lagu.

Ditulis oleh Mario Korohama yang juga membantu mengisi lead-vocal pada karya ini, "Mieamor" menghadirkan pesan yang kuat: tentang hidup yang terkadang di luar nalar dan terkadang banyak sekali sesuatu yang di luar kontrol. Tetapi hidup harus terus berjalan dan pesan-pesan dari lagu ini diharapkan bisa jadi pengingat  untuk saling menguatkan terutama untuk mereka yang sedang dalam keadaan ‘jatuh’.


Keputusan LUNCHTIME untuk menyatukan elemen musik Pop dan Funk dalam "Mieamor" memperlihatkan kemampuan mereka untuk menggabungkan elemen-elemen musik yang beragam, menciptakan pengalaman mendengarkan yang lebih dinamis dan menarik.

Dengan "Mieamor," LUNCHTIME berharap untuk bisa memperluas kreativitas musik mereka, membuktikan bahwa mereka tidak terbatas pada satu genre. Lagu ini adalah bukti komitmen mereka untuk menghadirkan musik yang segar, menarik, dan unik.

Single "Mieamor" kini tersedia di berbagai platform streaming termasuk Spotify, Apple Music, Youtube, dan lainnya. 

PYONG PYONG KELUARKAN SINGLE KEDUA YANG BERJUDUL "PUTIH ABU ABU"

 

Mengawali tahun 2024, Pyong Pyong mengeluarkan single ke 2 yang berjudul Putih Abu Abu. Single ke 2 ini masih dalam rangkaian album mereka yang akan rilis di tahun 2024 ini.

Di lagu putih Abu abu ini, Adit (vokal & bass) seakan mengamini "Masa paling indah adalah masa SMA"  meskipun Adit sendiri menyadari tidak semua orang mempunyai kenangan indah ketika di SMA. "Waktu SMA, terus terang aku gak punya kenangan yang indah hehe mungkin karena waktu SMA aku  cupu dan gak keliatan, jadi ya 3 tahunku mengalir biasa saja", imbuh Pandu (gitar & vokal). Untuk pemilihan tema, sebenarnya putih abu abu masih memiliki benang merah dengan single pertama  Pyong Pyong yaitu Intensi.

"call backnya biar gampang", tandas Bayu (drum).


Di usia yang ke 24 ini Pyong Pyong semakin menegaskan sebagai pioneer Pop Punk di Semarang yang  masih aktif berkarya.

Semoga dengan single terbaru ini, semakin memperluas jangkauan pendengar dan bisa diterima dengan  baik di industri musik Indonesia. 

BEREVOLUSI MENUJU KEABADIAN BERSAMA MARIA TAMBUN DI SINGLE "BRAHMAN"


 

5 mahasiswa IKJ mencoba mendobrak kejenuhan musik a’ la barat dengan musik dub dan reggae instrumental bernuansa psikedelia kental ala Timur Tengah dan Hindustan.

Bagi Maria Tambun, band yang sudah berjalan 1 tahun lebih ini, tahun 2024 semestinya diawali  dengan harapan-harapan tinggi. Harapan-harapan tersebut mereka gantungkan pada “Brahman”, single terbaru mereka yang terinspirasi dari konsep ketuhanan Hindu.

“Nama “Brahman” mempunyai arti yaitu penguasa tertinggi dalam konsep ketuhanan Hindu, yang berarti tumbuh, berkembang, berevolusi, bersifat tak berwujud, tak terbatas, tak berawal dan tak berakhir,” ungkap Mikha.

Maria Tambun dibentuk oleh Somat (Drum), Kanz (Lead Guitar), Jaxx (Rhythm Guitar), Lantip (Keyboard/percussion), Mikha (bass) dan Mougen (Conga) pada Oktober 2022 di kampus mereka yaitu Institut Kesenian Jakarta.

Arabian beat, Jamaican Rhythm & Indian Melody adalah fondasi utama dari pembuatan musik Maria Tambun. Semuanya berawal ketika 5 mahasiswa sebagai founder awal Maria Tambun  mencoba membuat warna berbeda di kancah musik universitas mereka.

Maria Tambun mencoba membuat sesuatu yang tidak dipengaruhi oleh dunia barat kemudian mereka mulai dengan memainkan musik reggae. Seiring berjalannya waktu mereka mulai memvariasikan musik mereka dengan sentuhan-sentuhan yang berbeda.

“Kami mulai memainkan gitar elektrik yang terinspirasi suara sitar India yang dipengaruhi gaya band Khruangbin dan The Scorpios. Kami juga memiliki pondasi drum dan bass a’ la musik Dub seperti Pupajim, Roadblock Dub Collective & Khoe Wa. Tak lupa, untuk memperkuat nuansa Timur Tengah dan India, kami memasukkan beberapa elemen perkusi seperti darbuka dan tamborin,” jelas Mikha.


Terhitung sejak 2022 mereka berdiri, baru pada 2023 Maria Tambun merilis dua single yaitu “Nasri” dan “Alien”. Ini menjadikan single “Brahman” sebagai single ke-3 mereka dan pemanasan mereka menuju EP yang rencananya akan hadir pada tahun 2024 ini.

Bagi Maria Tambun, “Brahman” yang direkam sejak Desember 2023 merupakan sandaran atas segala sesuatu dan fenomena yang akan terjadi pada tahun 2024, sehingga mereka pun tetap memproduksi dan menanganinya sendiri seperti dua single sebelumnya.

 

 

Single “Brahman” direkam secara home recording di Uptown Studio, Jakarta Timur milik Maria Tambun sendiri. Single ini dikomposisi oleh Mikha Satria dan M Kanz Daffa. Sound engineer nya pun ditangani oleh mereka sendiri yaitu Mikha Satria dan Lantip Mukti.

Single “Brahman” dirilis secara mandiri pada tanggal 27 Januari 2024 di semua platform streaming digital.

Closehead - Berdiri Teman (20th anniversary) Merupakan Proyek Remake dari Lagu Berdiri Teman yang Rilis 20 Tahun Lalu

Di awal kemunculannya lagu ini adalah katalis yang membesarkan nama Closehead dan menjadi entitas yang tidak terpisahkan dari Closehead itu ...