Rabu, 25 September 2024

GAGASAN CINTA SELAMANYA ALA ZIVA MAGNOLYA DI SINGLE "ABADI"

Penyanyi super talented, Ziva Magnolya, kembali menelurkan karya terbarunya dalam bentuk sebuah single berjudul “Abadi”. Single yang dirilis di bawah label rekaman Universal Music Indonesia ini menjadi single yang sangat spesial karena ditulis sendiri oleh Ziva Magnolya.

Ini memang bukan pertama bagi Ziva Magnolya untuk terlibat dalam penulisan lagunya. Beberapa lagu telah ia ciptakan secara langsung, di antaranya lagu ”Munafik” dan “Bahagia?”. Ini juga sebagai penanda bahwa dirinya tidak hanya mampu dalam mengolah vokal, namun juga potensial dalam menciptakan karya lewat tangan dinginnya langsung.

Di lagu “Abadi” ini, Ziva Magnolya menawarkan lagu dengan perpaduan halus antara R&B dan pop disertai chorus yang menarik dan melodi yang menenangkan yang memberikan suasana santai untuk dinikmati.

Tema lagu ini tentang percintaan, menampilkan lirik yang menyentuh hati dan aransemen yang lembut, lagu ini ideal bagi mereka yang menikmati balada percintaan yang lembut, menyenangkan, dan menawan.

“Lagu “Abadi” itu merupakan ungkapan keindahan berkomitmen pada orang yang dicintai dan menghargai momen-momen spesial bersama. Menggali gagasan tentang cinta yang bertahan seiring waktu, menangkap keinginan untuk membuat hubungan bertahan selamanya,” ujar Ziva Magnolya tentang cerita di balik lagu “Abadi” ini.

Berbicara tentang aransemen musiknya, seperti yang sudah dikatakan di atas, lagu ini menyajikan perpaduan musik R&B dengan pop yang manis. Diaransemen dengan sangat indah untuk menjadi sebuah lagu yang lembut dan menenangkan. Sajian nada-nada manis ditambah kekuatan dan keunikan vokal dari Ziva Magnolya membuatnya menjadi paket lengkap dari sebuah lagu cinta yang manis. Terbaik

Tidak berhenti di situ, Ziva Magnolya juga memberikan menu terbaik di musik videonya. Perpaduan tone visual yang soft, dengan mengambil background outdoor di pantai, disertai semilir angin, musik video ini mampu memberikan mix and match yang menenangkan antara audio dan visualnya.

Musik video ini menggambarkan makna lagu, menceritakan kisah tentang cinta abadi atau keabadian cinta yang diwakili oleh pita yang diikatkan pada dua orang, yang dibintangi oleh Ziva Magnolya dengan seorang pria. Peaceful! Oh ya, musik video ini disutradari oleh Bobby Adrian V dan Jessy Sylviani.

Lewat lagu “Abadi” ini, Ziva Magnolya ingin mengharapkan siapa saja yang mendengarnya akan terinspirasi untuk menciptakan momen spesial dengan pasangan, dan mampu membuatnya bertahan untuk selamanya.

“Aku cuman ingin memberikan inspirasi, kalau cinta itu harus dijaga, dibuat menyenangkan saat menjalaninya, ciptakan momen-momen yang patut dikenang dengan indah, supaya semuanya menjadi abadi, selamanya, Selain itu, aku ingin meningkatkan kepada pendengarku melalui lagu Abadi bahwa perasaan jatuh cinta pada pertama kalinya terhadap pasangan kita yang sudah lama bersama pun bisa terulang kembali berkali-kali” harap Ziva Magnolya.





NAURA AYU KISAHKAN ROMANSA SAHABAT JADI CINTA DI SINGLE "DI DEPAN MATA"

Setelah merilis single bertajuk "Ternyata" pada bulan Juni lalu, Naura Ayu, kembali menghadirkan karya terbarunya melalui single berjudul "Di Depan Mata". Lagu ini memiliki nuansa yang sejalan dengan single sebelumnya, namun menjadi lebih spesial bagi Naura karena ia terlibat langsung dalam proses penulisan lagunya. “Ini adalah kali pertama aku ikut terlibat dalam menulis lirik lagu,berkolaborasi dengan Ronald Steven” ujar Naura dengan penuh semangat.

"Di Depan Mata" menceritakan tentang sebuah hubungan yang awalnya hanyalah persahabatan, namun berkembang menjadi kisah cinta. “Lagu ini terinspirasi dari kisahku sendiri dengan sahabatku. Awalnya, aku tidak pernah membayangkan akan ada ketertarikan romantis dengannya. Dia bahkan adalah orang terakhir yang akan kupikirkan jika semua laki-laki di dunia ini hilang. Dia pun berpikir begitu,” ungkap Naura sambil tertawa.

Selain Ronald Steven, sejumlah nama lain juga terlibat dalam produksi lagu ini. Kamga Mo berperan sebagai Vocal Producer, sementara proses Mixing ditangani oleh Rayendra Sunito, dan Mastering oleh Dimas Pradipta. Tidak hanya dirilis dalam bentuk audio di seluruh platform digital, "Di Depan Mata" juga dikemas dalam sebuah video musik yang menampilkan suasana romcom dan koreografi manis ala Naura. Video ini diproduksi dalam satu hari penuh dan menampilkan Fadi Alaydrus sebagai model. Ketika ditanya mengapa memilih Fadi sebagai model, Naura menjelaskan, “Karena memang lagu ini ditulis untuk dia.”

Melalui lagu ini, Naura ingin menyampaikan pesan kepada pendengarnya untuk tidak terlalu menolak sesuatu yang awalnya tidak disukai. “Jangan terlalu tegas menolak seseorang yang kalian pikir tidak mungkin kalian sukai, karena siapa tahu nanti kalian sendiri yang akan kena batunya,” tutup Naura, menggambarkan lagu ini seperti sensasi manis Bubble Gum.


Selasa, 24 September 2024

ELWIN HENDRIJANTO TERLIBAT DALAM PROYEK FILM "OZI" : Voice Of The Forest YANG DIPRODUSERI LEONARDO DICAPRIO

Sosok komposer film Internasional pemenang penghargaan, produser musik, sekaligus pianis asal Indonesia, Elwin Hendrijanto, umumkan keterlibatannya dalam produksi feature animation Hollywood yang diproduseri oleh Leonardo DiCaprio bertajuk “Ozi: Voice of the Forest”. Film ini menyoroti kepedulian terhadap lingkungan yang juga mencerminkan dedikasi Elwin dalam menggabungkan seni dan pesan sosial.

Untuk film ini, Elwin terlibat sebagai Composer bersama salah satu Composer senior asal Inggris yang dikenal lewat karya-karyanya di film seperti DaVinci Code, Interstellar hingga The Little Prince yaitu Richard Harvey. “Saya belajar banyak sekali dalam kolaborasi bersama Richard Harvey di film ini,” ungkapnya. “Selain bisa mengetahui sistem dan cara kerja sosok yang dekat dengan Hans Zimmer, saya juga bisa menambah wawasan mengenai perangkat lunak dan teknologi yang mereka gunakan serta secara tidak langsung banyak bertukar ilmu dan kebudayaan dengan Richard sendiri,” lanjut Elwin. Berdua mereka menggarap scoring untuk film “Ozi: Voice of the Forest” dengan menghadirkan nuansa orkestral Holywood yang dipadukan dengan musik yang bernuansa ethnic atau world music.

Inilah yang sebenarnya menjadi mimpi Elwin dalam sepanjang perjalanan kariernya selama ini. Menghadirkan berbagai unsur world music termasuk musik Indonesia ke dalam karyanya. “Saya rasa kesempatan untuk memperkenalkan musik Indonesia ke kancah film music Hollywood itu belum banyak terjadi karena secara musik mereka mungkin tidak mudah ‘nyambung’ karena musik itu belum pernah mereka dengar sebelumnya,” kata Elwin. “Namun saya bersyukur lewat project ini saya dapat memberikan terobosan itu sekaligus mewujudkan mimpi saya untuk membawa nuansa musik Indonesia ke audience di seluruh dunia".

Film “Ozi: Voice of the Forest” rencananya akan dirilis secara global pada tanggal 16 Agustus 2024. Film ini turut menghadirkan nama-nama besar sebagai pengisi suaranya, yaitu Amandla Stenberg, Donald Sutherland, Djimon Hounsou, RuPaul, hingga Laura Dern.

Elwin Hendrijanto sendiri bukanlah nama yang asing di dunia musik, khususnya dunia Composing. Komposer kelahiran Indonesia ini telah mendapatkan pengakuan luas melalui karya-karya yang beragam dalam musik klasik, musik film, dan lain sebagainya. Karya Elwin telah diputar dan ditampilkan di seluruh dunia, termasuk proyek bergengsi seperti Asian Games 2018, Beach Boys, Roy Orbison, dan kolaborasi dengan orkestra ternama dunia seperti BBC Concert Orchestra dan London Symphony Orchestra. Elwin bahkan juga terlibat dalam pembuatan salah satu iklan Olimpiade 2024 persembahan Alibaba Cloud yang menampilkan musik yang penuh inspirasi dan semangat.

Sedikit membahas background dari Elwin, dia menyelesaikan pendidikan di Royal College of Music, London dengan predikat cum-laude dan didukung oleh beasiswa dari Prince Bernhard Cultural Funds. Ia juga telah berkontribusi dalam berbagai proyek Internasional dan Nasional yang memperlihatkan kecakapannya dalam menggabungkan berbagai genre musik.

Senin, 23 September 2024

WEDHAR PJ CERITAKAN KISAH MALAM PERTEMUAN PERTAMA DI SINGLE "TERGODA"

Apa yang diingat dalam malam pertemuan pertama? Wedhar PJ menceritakan kisah  pertemuan ini dalam single ‘Tergoda’. Tidak ada malam yang lebih indah selain malam  pertama pertemuan dengan perasaan yang berbeda dari biasanya.

Single yang dirilis pada tanggal 23 Agustus 2024, menuturkan kenangan dua insan yang  menjalani pertemuan dengan perasaan berbunga. Padahal biasanya, mereka bertemu di  hari-hari yang biasa dengan perasaan yang biasa-biasa. Mereka kemudian saling tergoda  dengan kutak-kutik mata, tutur kata, dan bau udara yang saling mengikat. Tak peduli terjadi di mana pun, momen ini pasti menjadi kenangan selamanya.

“Bercerita tentang seseorang yang bisa menghabiskan malam bersama orang yang pernah  dicintai namun tidak pernah dibayangkan untuk bisa menjalin kedekatan,” Wedhar  menjelaskan.

Masih sama dengan nuansa single sebelumnya yang berjudul ‘Indah Bercinta’, kali ini,  penyanyi solo asal Gunungkidul, Yogyakarta ini, membawakan single ‘Tergoda’ dengan  nuansa musik era 70-80an. Memang, nantinya, rentetan single yang belakangan dirilis akan  dirangkum dalam sebuah album penuh yang masih misterius perilisannya.

Masih dalam lingkup kecil pertemanan musikal, Wedhar PJ menulis ‘Tergoda’ dengan Erick  Monk Ozta, Ashar Aziz untuk gitar, Zikri ‘Zico’ Aufarahman untuk bass, Gabrielle Tio  ‘Gaby’untuk backing vocal dan Ivan Yanuar sebagai rekayasawan penyelaras akhir.

Seperti biasanya, ‘Tergoda’ juga bisa diputar di gerai-gerai musik digital pada umumnya.

WIZZOW LUNCURKAN LAGU BARU BERJUDUL "POV" UNTUK MENGGUGAH PARA TIKTOKERS

Wizzow, produser musik dan rapper berbakat, siap merilis single terbarunya yang berjudul "POV" pada tanggal 5 September 2024. Lagu ini, yang merupakan singkatan dari "point of view" atau "sudut pandang", dirancang khusus untuk menyentuh hati para pengguna TikTok dan Instagram.

"POV" adalah sebuah karya yang mengajak pendengar untuk melihat berbagai perspektif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan lirik yang relatable dan melodi yang catchy, Wizzow berharap lagu ini dapat menjadi soundtrack bagi momen-momen kreatif di platform media sosial yang sedang populer saat ini.

Sebagai seorang artis yang telah dikenal dengan gaya unik dan inovatif, Wizzow menggabungkan elemen hip- hop dengan sentuhan modern yang akan membuat lagu ini mudah diterima oleh generasi muda. "Saya ingin lagu ini menjadi inspirasi bagi para TikTokers untuk mengekspresikan diri mereka dan berbagi sudut pandang mereka melalui konten yang kreatif," ungkap Wizzow.

Lagu "POV" akan tersedia di semua platform musik digital dan dapat diakses oleh semua pengguna. Wizzow juga mengajak para pendengar untuk berpartisipasi dalam tantangan TikTok yang akan diluncurkan bersamaan dengan perilisan lagu ini.


JUNVIO RILIS SINGLE KETIGA BERTAJUK CINTA BERTEPUK SEBELAH TANGAN BERJUDUL “DENGAR”

Band alternatif pop-rock Junvio, kembali dengan single ketiga mereka yang sangat dinantikan, "Dengar,” yang dirilis di semua platform musik digital pada tanggal 30 Agustus 2024. Setelah kesuksesan single sebelumnya, "Patah Hati" dan "Bohong," Junvio terus memikat pendengar dengan suara unik mereka dan cerita yang kuat.

"Dengar" mengeksplorasi tema cinta bertepuk sebelah tangan dengan cara yang segar dan tidak konvensional. Berbeda dengan lagu patah hati tradisional yang sering kali cenderung pada melodi melankolis, "Dengar" menggabungkan aransemen musik yang enerjik dengan sentuhan elektro futuristik, menciptakan pengalaman pendengaran yang tak terduga. Pendekatan inovatif ini menantang anggapan bahwa lagu sedih harus selalu bernada lembut dan lambat.

Lagu ini ditulis oleh Iky Junvio, vokalis utama band, yang terinspirasi dari pengalaman pribadi temannya yang mengalami cinta bertepuk sebelah tangan. "Dengar" menceritakan kisah seorang pria yang sangat peduli pada seorang wanita, tetapi wanita itu mencintai pria lain- yang hanya mempermainkan perasaannya. Melalui narasi ini, Junvio ingin menyampaikan pesan kuat kepada para pendengar: untuk memilih seseorang yang benar-benar peduli dan akan selalu ada untuk mereka.

Junvio, yang terbentuk di Cianjur, Indonesia, pada tahun 2019, dengan cepat naik ke puncak di kancah musik Asia Tenggara. Band ini terdiri dari Iky (vokal), Reza (bass), dan Ocky (drum). Bersama-sama, mereka mengembangkan gaya khas yang memadukan energi pop-rock dengan pengaruh alternatif, membuat mereka memiliki basis penggemar setia di seluruh Indonesia dan sekitarnya.

Bersamaan dengan perilisan "Dengar," Junvio juga meluncurkan video musik pada tanggal 13 September 2024 di Channel YouTube GP Records. Band ini juga telah merencanakan kampanye promosi besar-besaran yang menargetkan negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Malaysia dan Singapura, untuk memperluas jangkauan mereka dan terhubung dengan penggemar baru.

“Kami ingin menciptakan lagu yang berbicara tentang sakitnya cinta yang tak terbalas, tetapi dengan cara yang tetap mengangkat dan memberdayakan,” kata Iky. “Kami berharap 'Dengar' dapat meresap ke dalam hati siapa pun yang pernah mencintai seseorang yang tidak mencintainya kembali, dan mendorong mereka untuk menemukan seseorang yang akan mencintai mereka".

GAC KEMBALI HADIR DENGAN LAGU EMOSIONAL BERJUDUL “HIGHER"

Trio GAC (Gamaliél Audrey Cantika) kembali hadir dengan menyapa penggemarnya melalui sebuah single berkelas. Pasca kembalinya mereka dari vakum selama tiga tahun, grup musik ini telah merilis 4 buah karya, dimana salah satunya adalah sebuah lagu terbaru berjudul “HIGHER” yang sudah dapat dinikmati sejak Jumat silam (13/9).

“HIGHER” adalah sebuah lagu emosional yang bercerita tentang rasa merelakan seseorang tersayang walaupun cinta yang dimiliki masih sangatlah besar. Lagu ini menjadi refleksi akan makna cinta yang lebih dewasa, di mana cinta tidak selalu berarti memiliki, tetapi kadang berarti melepaskan demi tujuan yang lebih baik bagi kedua pihak. Topik cinta ini menjadi sentuhan baru yang diangkat oleh GAC dalam karya mereka kali ini.

Cantika menggambarkan beratnya perasaan di balik lagu ini, “Lagu ini bercerita tentang cinta yang kuat banget. Dimana awalnya kita kira dialah yang akan menemani kita selamanya. Mereka bahkan merasa cocok sehingga percaya dapat mencapai mimpi bersama sebagai sepasang kekasih. Namun setelah bertahun-tahun, ternyata segala usaha mereka bersama harus gagal karena satu dan lain hal yang menyakitkan. Tapi kita tau rasa sakit ini ga akan membiarkan kita untuk masing-masing tetap saling mendukung dalam mencapai mimpi secara individual".

Trio penerima piala AMI Awards ini juga mengatakan bahwa lagu ini seolah mengingatkan orang-orang yang mengalami perasaan serupa. Alih-alih memaksakan diri untuk tetap bersama, lebih baik melepaskan beban tersebut agar bisa mendapatkan yang lebih baik.

Cerita sedih ini pun dirasa oleh ketiga personel ini untuk dikemas dengan cara yang spesial. Musik bernuansa pop ballad dengan sentuhan R&B menjadi senjata yang sempurna untuk menghanyutkan perasaan para pendengarnya.

Pemilihan genre musik ini sendiri didasari oleh para personel GAC yang merasa rindu dengan era pop ballad R&B di era 90-an hingga awal 2000-an. Gamaliél mengungkapkan, “Kami kangen banget sama lagu-lagu ballad R&B di masa itu, yang sekarang sudah jarang terdengar. Akhirnya kami bertiga sepakat untuk mengajak Aldi Nada Permana untuk memproduseri dan membantu mewujudkan lagu impian kami ini." Dalam penulisan lirik, GAC kembali berkolaborasi dengan ROF, sahabat mereka, untuk menyempurnakan pesan yang ingin mereka sampaikan.

Tidak hanya kuat dari sisi cerita, "HIGHER" juga menonjolkan harmoni dan melodi yang dipadukan dengan vokal khas GAC yang kaya akan harmoni. Aldi Nada Permana hadir sebagai produser, dengan dukungan Ano Stevano dalam proses mixing dan mastering.

Menariknya, single emosional ini menjadi salah satu jalan GAC untuk memperkenalkan perjalanan musik mereka yang baru. Nantinya, “HIGHER” akan masuk ke dalam album keempat mereka yang akan segera dirilis. Saat ini, GAC sudah memiliki 3 lagu lainnya yakni “BARU”, “REALLY REALLY WANT”, dan “THE WAY YOU MOVE” yang sudah dirilis sejak tahun lalu.

Closehead - Berdiri Teman (20th anniversary) Merupakan Proyek Remake dari Lagu Berdiri Teman yang Rilis 20 Tahun Lalu

Di awal kemunculannya lagu ini adalah katalis yang membesarkan nama Closehead dan menjadi entitas yang tidak terpisahkan dari Closehead itu ...