Lab Music Studio Plw dengan bangga mengumumkan rilis terbaru dari band indie yang berkembang pesat, Tardigrada, berjudul "Ranjuri". Lagu ini menandai langkah maju signifikan dalam perjalanan musik mereka dan menjanjikan pengalaman mendalam bagi pendengar dengan lirik yang berarti dan melodi yang kuat dengan balutan music Ethnic Electonic Pop.
"Ranjuri"
adalah sebuah karya yang penuh dengan pesan dan keindahan alam. Diciptakan oleh
Nashir Umar dan Sri Kurnia, lagu ini mencerminkan kisah magis tentang Hutan
Ranjuri di Desa Beka, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Terletak hanya 13
kilometer dari pusat ibu kota Sulawesi Tengah, Palu, Hutan Ranjuri disebut
sebagai "hutan purba" karena di dalamnya terdapat beberapa pohon yang
usianya mencapai 600―700 tahun. Melalui lirik yang kaya, lagu ini mengangkat
keunikan dan kekayaan alam serta budaya lokal yang tersembunyi di dalamnya.
Menurut Nashir Umar,
salah satu penulis lirik lagu ini, "Ranjuri berasal dari bahasa Kaili yang
telah berubah dialek dari ran yang berarti 'masuk' atau 'ke dalam', dan syuri
'pepohonan syuri'. Syuri adalah pohon besar dengan akarnya yang timbul.
Sekarang sudah susah―langka sekali menemukannya. Pengetahuan mitologi Kaili ini
diwariskan secara lisan di setiap keluarga kepada anak mereka di Desa Beka.
Tradisi lisan ini pun berupa nasihat agar tidak mengganggu hutan, seperti
menebang pohon, bahkan memotong kayu hasil pohon yang tumbang karena lapuk atau
badai."
Dengan kerja sama
produsen Tardigrada dan Lab Music Studio Plw dalam proses mixing dan mastering,
"Ranjuri" hadir dengan kualitas audio yang luar biasa. Lagu ini tidak
hanya menyampaikan pesan tentang pentingnya pelestarian alam, tetapi juga
membangkitkan rasa kagum terhadap keindahan dan kearifan lokal yang ada di
sekitar kita.
Tardigrada mengundang
pendengar untuk menemani mereka dalam perjalanan musik ini dan untuk meresapi
keindahan dan makna dalam "Ranjuri". Lagu ini sekarang tersedia di
platform musik digital favorit Anda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar